Thank YouKita tinggal di dunia yang sangat materialistis dan sayangnya banyak orang tua yang terlalu memanjakan putra putrinya dengan berbagai alasan mereka pribadi. Para orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk putra putri mereka, lebih dan lebih lagi dari apa yang sudah mereka lakukan selama ini.

Karena alasan inilah maka memanjakan anak merupakan hal yang tidak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat kita. Namun, di lain pihak para orang tua tersebut tidak ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang hanya memikirkan diri sendiri, egois dan tidak tahu berterima kasih. Lalu apa yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mencapai tujuan tersebut?

 Bagaimana Mengajar Anak Untuk Bersyukur?

Berikut langkah-langkah yang dapat Bunda lakukan dalam mengajar si kecil agar tumbuh menjadi pribadi yang tahu berterima kasih:

Langkah 1: Mulai Sejak Dini

Bunda dapat mulai mengajarkan si kecil mengenai rasa syukur atau terima kasih ini sejak mereka masih balita. Caranya mudah saja, yaitu Bunda tidak harus memberikan segala sesuatu yang mereka inginkan. Tentu saja sebagai orang tua yang baik Bunda ingin agar si kecil bias mendapatkan segala sesuatu yang baik, tetapi ketika kita sebagai orang tua mulai memberikan segala sesuatu yang mereka inginkan, maka sebenarnya si kecil mulai mengembangkan masalah hak mereka sebagai anak.

Langkah 2: Buat Aturan “Dapat Satu, Sumbangkan Satu”

Jika Bunda ingin mengajar si kecil mengenai bagaimana cara menolong sesama dan bersyukur atas apa yang mereka miliki, salah satu cara termudah untuk melakukan hal tersebut adalah dengan menerapkan aturan “dapat satu, sumbangkan satu”. Dalam hal ini jika si kecil mendapat satu mainan (atau pakaian, buku-buku atau pernak-pernak lainnya) maka ia harus menyumbangkan salah satu barang yang dimilikinya.

Menyumbangkan sesuatu kepada mereka yang berkekurangan merupakan salah satu cara terbaik bagi si kecil untuk belajar mengenai rasa syukur. Apabila mungkin, jangan hanya menaruh mainan dan barang-barang lainnya di dalam kardus serta mengantarkannya sendiri; tetapi libatkan si kecil untuk benar-benar melihat bahwa apa yang mereka sumbangkan tersebut sangat bermanfaat bagi anak-anak lain yang berada di panti asuhan, di rumah-rumah sakit, di penampungan anak dan tempat-tempat lain yang membutuhkan

Langkah 3: Ajar Si kecil Menuliskan Ucapan Terimakasih Mereka

Ketika si kecil mulai dapat menulis (bahkan sebelum mereka bisa menulis), Bunda harus mulei mengajarkannya untuk menuliskan ucapan terima kasih mereka secara tertulis untuk setiap hadiah atau pemberian apapun yang mereka terima, walaupun hanya berupa pemberian kecil.

Si kecil dapat menggambar pada kertas maupun kartu ucapan terima kasih tersebut sesuai dengan keinginan mereka dan Bunda bubuhkan nama mereka pada kartu ucapan tersebut. Cara sederhana ini merupakan salah satu cara mudah dan efektif yang dapat Bunda lakukan dalam mengajar si kecil untuk memiliki rasa terima kasih yang akan melekat dalam kehidupan mereka hingga mereka dewasa nanti.

Langkah 4: Hindarkan Memberi Perhatian Berlebih Pada Pemberian Hadiah

Sepanjang tahun (terutama pada hari ulang tahun dan hari raya seperti Lebaran atau Natal), kurangi keharusan Bunda untuk memberikan hadiah yang berupa barang. Ketika Bunda dna keluarga merayakan acara tertentu, tekankan pada si kecil mengenai sukacita yang Bunda dan si kecil rasakan ketika melakukan kegiatan tersebut bersama keluarga dan hindari untuk menekankan perlunya member hadiah berupa barang.

Langkah 5: Jadilah Teladan Dalam Bersyukur

Anak-anak adalah peniru orang tua yang ulung. Jika Bunda ingin si kecil tumbuh menjadi pribadi yang suka berterima kasih, maka Bunda harus melakukan hal tersebut terlebih dahulu. Jadikan rasa terima kasih menjadi ssalah satu topic perbincangan sehari-hari Bunda dengan si kecil.

Beritahu si kecil mengenai hal-hal yang Bunda sangat hargai seperti Ayah yang mau membantu mencuci piring, kakak yang rajin menyiram tanaman, si kecil yang selalu merapikan mainan setelah selesai bermain, rekan kerja Bunda yang banyak membantu dalam proyek yang Bunda sedang kerjakan dan lain sebagainya. Dengan menunjukkan dan membicarakan dengan si kecil mengenai hal-hal yang Bunda hargai dan syukuri, maka Bunda sudah memberikan teladan dan membuka jalan dalam membentuk si kecil menjadi pribadi yang rendah hati dan tahu berterima kasih.

Oleh: Kori Ellis – www.sheknows.com

 

 

 

Related posts:

Ingin terima update artikel baru melalui email?

Masukkan email, lalu klik tombol kirim.
Jangan lupa cek email untuk lakukan verifikasi

This entry was posted in Parenting and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *